Senin, 12 Oktober 2015

9 FINALIS LOMBA KARYA TULIS ILMIAH (NEW)

                          


1. SMK Bina Marta Martapura
Judul : Pengaruh Jumlah Frekuensi Pemakaian pada Minyak Jelantah

2. SMAN SUMSEL
Judul : Pemanfaatan Energi Potensial Air Keran Sebagai Inovasi PLTA

3. SMAN 5 Palembang
Judul : Alat Sterilisasi Menggunakan Gelombang Elektromagnetik

4. SMAN SUMSEL
Judul : Cave-Max : Penggunaan Prinsip Kerja Fiber Optik

5. SMK PP SEMBAWA
Judul : Pengukuran Hambatan Listrik Tanah Sebagai Indikator Ketersediaan Air

6. SMAN Plus II Banyuasin III
Judul : Penerapan Prinsip Ilmu Fisika dalam BBM

7. SMKN 1 Gelumbang
Judul : Alat Pendeteksi Kesuburan Tanah

8. MA Pondok Pesantren Muqimus Sunnah
Judul : PIZZA (Physics In Zathura)

9. SMKK PP SEMBAWA 
Judul : Perbandingan Metode Pengukuran Luas Permukaan Daun Tanaman


Note :
Peringkat diatas tidak diurutkan berdasarkan nilai.


Informasi :
1. Final Lomba Karya Tulis Ilmiah diselenggarakan pada tanggal 15 OKTOBER 2015 Pukul 08.00 WIB s/d Selesai, di FKIP Ogan Unsri Palembang (Depan SMAN 1 Palembang)

2. Para finalis menyiapkan bahan presentasi, waktu presentasi maksiman 15 Menit dan Tanya Jawab Juri minimal 10 Menit.

3. Para finalis berhak di dampingi Guru Pembimbing.


Diharapkan Kepada Seluruh Peserta Dapat Menerima Hasil Keputusan Juri. Trimakasih

Finalis Lomba

9 FINALIS LOMBA KARYA TULIS ILMIAH (NEW)


                          


1. SMK Bina Marta Martapura
Judul : Pengaruh Jumlah Frekuensi Pemakaian pada Minyak Jelantah

2. SMAN SUMSEL
Judul : Pemanfaatan Energi Potensial Air Keran Sebagai Inovasi PLTA

3. SMAN 5 Palembang
Judul : Alat Sterilisasi Menggunakan Gelombang Elektromagnetik

4. SMAN SUMSEL
Judul : Cave-Max : Penggunaan Prinsip Kerja Fiber Optik

5. SMK PP SEMBAWA
Judul : Pengukuran Hambatan Listrik Tanah Sebagai Indikator Ketersediaan Air

6. SMAN Plus II Banyuasin III
Judul : Penerapan Prinsip Ilmu Fisika dalam BBM

7. SMKN 1 Gelumbang
Judul : Alat Pendeteksi Kesuburan Tanah

8. MA Pondok Pesantren Muqimus Sunnah
Judul : PIZZA (Physics In Zathura)

9. SMKK PP SEMBAWA 
Judul : Perbandingan Metode Pengukuran Luas Permukaan Daun Tanaman


Note :
Peringkat diatas tidak diurutkan berdasarkan nilai.


Informasi :
1. Final Lomba Karya Tulis Ilmiah diselenggarakan pada tanggal 15 OKTOBER 2015 Pukul 08.00 WIB s/d Selesai, di FKIP Ogan Unsri Palembang (Depan SMAN 1 Palembang)

2. Para finalis menyiapkan bahan presentasi, waktu presentasi maksiman 15 Menit dan Tanya Jawab Juri minimal 10 Menit.

3. Para finalis berhak di dampingi Guru Pembimbing.


Diharapkan Kepada Seluruh Peserta Dapat Menerima Hasil Keputusan Juri. Trimakasih

Tentang Militer

Oct122015

 Pesawat Tempur SU-35BM (photo: Sukhoi)
Pesawat Tempur SU-35BM (photo: Sukhoi)
Upaya perusahaan penerbangan asal Amerika Serikat (AS), Lockheed Martin jauh-jauh datang ke tanah air untuk merayu pemerintah Indonesia membeli varian terbaru F-16 sirna sudah. Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI AU) menyatakan menolak dan tetap melanjutkan rencana pembelian Sukhoi Su-35 dari Rusia.
Padahal, Lockheed Martin menawarkan serangkaian keunggulan dan sangat menggiurkan. Mulai dari negara pertama yang mengoperasikan F-16 Viper, hingga biaya operasional terjangkau serta penggunaan teknologi terkini.
Meski tawaran menarik tersebut tak membuat TNI AU bergeming dari rencana semula. Korps dengan semboyan ‘Swa Bhuwana Paksa’ tetap menjalankan rencana awal, yakni membeli Sukhoi Su-35 buatan Rusia untuk menggantikan F-5 Tiger II yang mulai termakan usia.
Sikap Indonesia itu menarik perhatian media-media di Rusia. Mereka sampai mengulas alasan Indonesia yang memilih merapat ke Blok Timur dari pada kembali ke pelukan AS dan sekutunya.
Terpilihnya Su-35 sebagai armada pengganti F-5 Tiger II ini langsung menjadi pusat perhatian. Bahkan, Rusia sampai menganalisa sejumlah alasan yang membuat TNI AU memilih merapat ke Rusia dibandingkan kembali melirik jet tempur buatan AS.
Sejak 2013, lima jet tempur Su-27 dan 11 Su-30 telah memperkuat TNI AU, upaya untuk mendatangkannya dimulai sejak pemerintahan Presiden Megawati Soekarnoputri. Padahal, di saat bersamaan, Indonesia juga masih mengoperasikan 12 pesawat F-16 Fighting Falcon yang dibeli pada 1990-an.
“Indonesia melirik pesawat Rusia untuk memenuhi kebutuhannya. Sebab, 12 F-16A/B dan 16 F-5E/F tak bisa dirawat akibat aksi embargo AS,” tulis majalah Rusia, Russia Beyond The Headlines (RBTH).
Embargo ini dilakukan atas desakan Australia akibat bentrokan di Timor Timur pascajajak pendapat yang akhirnya melepas provinsi tersebut menjadi negara yang merdeka. Pemerintah AS mengamini permintaan tersebut dan menuding Indonesia telah melakukan pelanggaran HAM.
Untuk mengatasi embargo itu, Indonesia mendekat ke Rusia dan menandatangani kontrak kerja sama sebesar USD 192 juta lewat Rosoboronexport. Rencana pembelian makin dikuatkan lewat penandatangan perjanjian senilai USD 300 juta empat tahun setelahnya.
Di tahun yang sama, hubungan Jakarta dan Washington mulai membaik. Namun, kondisi ini tak membuat Indonesia mengalihkan perhatiannya untuk kembali mendatangkan jet tempur buatan AS.
“Tentunya itu bukan merefleksikan orientasi politik Indonesia. Pembelian itu benar-benar terjadi karena Indonesia tertarik dengan pesawat Sukhoi,” ujar seorang pengamat hubungan internasional Martin Sieff.
Keuntungan lainnya, komponen yang dimiliki Su-35 juga bisa digunakan varian sebelumnya, yakni Su-27 dan Su-30 yang sudah dimiliki Indonesia sebelumnya. Apalagi secara performa, pesawat tersebut dapat bersaing ketat dengan F-22A Raptor buatan AS.
“Dengan kemampuan itu, ditambah kebijakan Rusia untuk menghindari kondisi politik yang mempengaruhi penjualan senjata, membuat Indonesia berpaling ke Rusia sebagai menyuplai senjata.”
Kehadiran Su-35 ke Indonesia ini bisa mengubah peta kekuatan di kawasan Asia pasifik. Bahkan, diyakini mampu menandingi para penerbang F-18 Hornets Australia ketika berhadapan di udara.
“Kedatangan seri terbaru dari Su-27SK dan Su-30MK dari negara terbesar telah mengubah wajah, di mana F/A-18A/B/F sudah kalah kelas dari seluruh parameter performanya telah melebar,” tulis Air Power Australia.
Merdeka.com
Oct122015

Super Hornet
Super Hornet
TNI AU menegaskan rencana pembelian Sukhoi Su-35 dari Rusia akan terus berjalan. Pesawat jet tempur generasi 4+ itu akan menggantikan skadron F-5 Tiger yang sudah digrounded.
SU-35 termasuk pesawat yang diakui cukup ditakuti oleh pihak NATO. Manuver, persenjataan dan radar milik pesawat pemburu itu akan membuat TNI AU makin bergigi di Asia Tenggara.
Negeri jiran Malaysia pun ternyata sedang melirik pesawat tempur generasi 4++. Mereka berniat mengganti pesawat F-5 dan MiG-29 yang sudah belasan tahun digunakan. Sejak awal tahun lalu, Tentara Udara Diraja Malaysia sudah mulai mencari pengganti dua pesawat jet tersebut.
Syarat pesawat generasi 4+ bukan lagi generasi 4 menjadi hal yang sepertinya mutlak. Apalagi kalau Indonesia benar-benar mendatangkan SU-35.
Yang cukup gencar menawari Malaysia adalah pabrikan Boeing dengan F F/A18E/F Super Hornet. Pesawat super canggih ini kini menjadi salah satu andalan AU AS yang terbaru.
Februari lalu, Boeing sudah resmi menawarkan pesawat tempur Super Hornet pada Malaysia. Mereka mengklaim Super Hornet sudah teruji tujuh tahun berdinas di AU AS, dan memiliki 1,4 juta jam terbang. Pesawat itu juga teruji di medan perang.
Bos Boeing yang menggawangi penjualan F/A18E/F, Howard M Berry, menjelaskan pesawat ini juga ideal bagi Malaysia yang memiliki garis pantai yang panjang. Super Hornet akan memiliki superioritas di udara untuk misi patroli dan pengintaian.
“Kami siap untuk tetap terlibat. Ini merupakan penjualan yang penting bagi kami dan akan melakukan segala kemungkinan untuk memfasilitasi Malaysia,” kata Berry kepada kantor berita Malaysia Bernama.
Apalagi kini Malaysia sudah mengoperasikan delapan pesawat F/A-18D Hornet. Boeing mengklaim tak butuh banyak perubahan bagi pilot AU Malaysia untuk naik kelas ke F/A18E/F.
Perdana Menteri Datuk Seri Najib Tun Razak pun sudah menjajal terbang dengan pesawat berawak dua ini saat pameran Dirgantara di Langkawi.
Malaysia belum memutuskan. Namun pesawat pengganti MiG-29 dan F-5 ini diharapkan sudah datang tahun 2016 hingga 2020. Sejumlah negara pun menawarkan pesawatnya pada Malaysia. Seperti Dasault Rafale, Eurofighter Typhoon dan Saab JAS 39 Gripen D.
Persaingan jet tempur generasi 4+ agaknya akan ‘memanas’ di atas langit Asia Tenggara.
Merdeka.com

Lomba Essay untuk umum



 Sasaran                      : Umum, Pelajar SMA/Sederajat dan Mahasiswa

 Tema
-Energi Baru dan Tepat Guna sebagai Energi Masa Depan Indonesia
-Peran Fisika dalam Membangun Karakter Bangsa  

Mekanisme acara      :
 1 September – 20 Oktober 2015 
Pendaftaran/pengisian formulir di Himapfis10.blogspot.com dan pembayaran uang pendaftaran.
14 September – 20 Oktober 2015
Pengumpulan Essay secara online di alamat email essay.pia2015unsri@gmail.com
21 Oktober – 24 Oktober 2015
Penyeleksian Essay oleh Juri.
26 Oktober 2015
Pengumuman Pemenang lomba Essay di blog Himapfis10.blogspot.com dan dihubungi secara langsung oleh panitia.

Syarat dan ketentuan lomba :
Persyaratan Umum:
  • Peserta adalah Peserta Umum, Pelajar atau Mahasiswa 
  • Essai yang dilombakan merupakan karya perseorangan peserta, bukan merupakan karya bersama atau kelompok.
  • Peserta wajib melampirkan bukti kartu tanda pengenal atau kartu pelajar, kartu mahasiswa yang kemudian diunggah pada saat mengisi formulir pendaftaran.
  • Karya essay yang dibuat baik dalam penyampaian informasi, berita, fakta, maupun buah pemikiran tidak melanggar hukum, etika, sertat tidak menyinggung SARA, diskriminasi atau tidak dimaksudkan untuk menyerang pribadi, dan hal lain yang melanggar norma kesusilaan. 
  • Essai yang di lombakan menjadi hak milik panitia.
  • Panitia memiliki hak untuk mempublikasikan naskah essai dengan tetap mencantumkan nama penulisnya.
  • Essai akan didiskualifikasi jika ditemukan pelanggaran terhadap ketentuan-ketentuan lomba yang telah ditetapkan panitia.
  • Keputusan juri mengikat dan tidak bisa diganggu-gugat.
  • Peserta membayar biaya pendaftaran sebesar Rp 35.000 kenomor rekening  BNI 0375-2727-73 atas nama Putri Chairun Nuriza
  • Peserta baru bisa mengisi formulir pendaftaran setelah membayarkan uang pendaftaran, setelah melakukan pembayaran lampirkan scan bukti pembayaran pada formulir pendaftaran.
  • Essai disimpan dalam bentuk *doc atau *docx dengan format file: (NamaLengkap_asal sekolah/universitas_jurasan_himapfis unsri).
  • Hasil essai dikirim ke email kami essay.pia2015unsri@gmail.com
  • Setelah melakukan pengiriman ke akun email,diharapkan untuk melakukan konfirmasi kembali      melalui SMS dengan format (NamaLengkap_asal sekolah/universitas_jurasan_himapfis unsri) ke nomor 087796579284
  • Essai yang terlambat dikumpulkan (lewat dari batas waktu pengiriman) kepada panitia tidak akan diikutsertakan dalam proses penjurian kecuali jika ada tambahan waktu.

Persyaratan Penulisan:
  • Essai wajib berdasarkan tema (Pendidikan dan Ilmu Fisika untuk Mewujudkan Generasi yang Berkarakter ).
  • Essay terdiri dari tiga bagian utama yaitu : Pengantar atau pengenalan, Pembahasan atau argumentasi, Penutup atau kesimpulan.
  • Menyertakan biodata diri dan nomor hp yang bisa dihubungi oleh panitia
  • Essai merupakan karya asli, bukan jiplakan, dan terjemahan
  • Essai belum pernah dipublikasikan dalam media cetak, elektronik atau online dan tidak sedang diikutsertakan dalam perlombaan lainnya.
  • Essay bersifat logis, lugas dan konkret
  • Tulisan didukung data dan/atau informasterpercaya.
  • Tulisan diketik dengan memperhatikan Ejaan Yang Disempurnakan (EYD) dan kaidah bahasa Indonesia yang baik dan benar
  • Essai diketik menggunakan font Times New Roman, dengan ukuran 12, spasi 1,5 pt dan justify (rata kiri-kanan).
  • Batas tepikiri 4 cm, tepi atas 3 cm, tepi kanan 3 cm, dan tepi bawah 3 cm.
  • Naskah artikel diberi nomor halaman, dimulai dengan nomor halaman 1 (cover,biodata  dan daftar pustaka tidak termasuk kedalam hitungan halaman).
  • Panjang substansi essai yaitu 5-12 halaman (tidak termasuk daftar pustaka).
  • Disertakan daftar pustaka.
  • Essai disimpan dalam bentuk *doc atau *docx dengan format file: (NamaLengkap_asal sekolah/universitas_jurasan_himapfis unsri).
  • Hasil essai dikirim ke email kami essay.pia2015unsri@gmail.com

Hadiah            :
  • Juara 1: uang pembinaan + Sertifikat + Tropi
  • Juara 2: uang pembinaan + Sertifikat + Tropi
  • Juara 3: uang pembinaan+ Sertifikat + Tropi
Contact Person :
  • Heni Nistiani (087796579284)
  • Yuni Rosita Dewi (081996350500)

Lomba KIR untuk Siswa

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjLdXtF6vtNbHSUcEvMaDt68QuSllNB9EcQWJYMjd27w5POK7WhbCmq4WI_SbREq_U_sczEmb07FbWYe7MaSnnBUN1mWyLFUbXQUqCjH12yT98RnKoXUQVgQHQTUMOZau4C7flGtPaiCybQ/s320/

Sasaran     : Pelajar  SMA/ Sederajat se-Sumatera
Sub tema   :    
  1. Penerapan teknologi fisika dalam menciptakan sumber energi alternatif
  2. Kontribusi fisika pada pembangunan karakter siswa
  3. Upaya penangan pemanasan global melalui aplikasi ilmu fisika
  4. Peranan Fisika dalam Meningkatkan Produksi Industri (technopreneur)
  5. Model pembelajaran fisika yang ideal untuk  membentuk siswa yang aktif, kreatif, dan inovatif
Waktu Presentasi : 
  • Hari/Tanggal : 15 Oktober 2015 
  • Pukul              : 08.30 WIB s/d Selesai
  • Tempat          : Gedung Fkip Ogan Unsri Palembang
Pendaftaran :
  • Biaya pendaftaran Rp 200.000 / team (3 Orang) 
  • Peserta membayar biaya pendaftaran sebesar Rp 200.000 kenomor rekening  BNI 0375-2727-73 atas nama Putri Chairun Nuriza  , bagi yang membayar melalui rekening bank, harap sms ke panitia dengan format : (Nama Sekolah_No Resi Pembayaran_ Tanggal Pembayaran).
  • Peserta terakhir mengumpulkan naskah KTI pada tanggal  5 Oktober 2015 dapat dikirim melalui via pos atau dapat diantarkan langsung ke Sekretariat Himapfis Unsri Inderalaya
  • KTI yang dikumpulkan dan diantarkan langsung, berupa Hardcopy + Soft Copy. 
Hadiah :

  • Juara I : Uang Pembinaan + Trofi + Sertifikat
  • Juara II : Uang Pembinaan +Trofi + Sertifikat
  • Juara III : Uang Pembinaan + Trofi + Sertifikat
Contact Person :
  • Widya Sari (08996173167)
  • Devy Destiani (08984414788)